AsrarKembali

Cara memasang di TV masjid

Asrar tidak perlu dibeli dan tidak perlu teknisi. Yang dibutuhkan hanya TV yang tersambung internet, dan satu alamat.

Alamatnya satu, sama untuk semua TV

asrartv.tech/tv

Tidak perlu mengetik https://. Cukup alamat di atas, lalu tekan buka.

Kalau TV-nya Android

Pakai aplikasinya, jangan peramban. Aplikasi mengerjakan dua hal yang tidak bisa dilakukan peramban mana pun: murottal berbunyi sendiri tanpa perlu disentuh lebih dulu, dan layar ditahan supaya tidak tidur.

Di TV masjid, ketik asrartv.tech/apk di aplikasi Downloader. Tombol di bawah untuk mengunduhnya lewat komputer.

Unduh untuk Android TVVersi 1.0.0 · 763 KB

SHA-256 dd0d6d0a6d007a77678be494435420b9a24ace846cabbfc33af0fa511c2a624c

TV masjid Anda yang mana?

Langkahnya berbeda sedikit menurut jenis TV-nya. Pilih yang paling mirip dengan TV di masjid Anda.

Pilih salah satu di atas. Kalau ragu, lihat remote TV masjid: kalau di sana ada tombol YouTube atau Netflix, pilih Android TV atau TV Box.

Sesudah 6 angka muncul di TV

Angka itu berlaku sebentar dan berganti sendiri. Tidak apa-apa kalau terlewat, cukup lihat angka yang baru.

  1. Buka panel pengurus di HP Anda, lalu masuk dengan akun Google.
  2. Masuk ke menu Layar TV, ketik 6 angka tadi, dan beri nama layarnya. Misalnya TV Ruang Utama.
  3. TV akan berpindah sendiri dalam beberapa detik, dan mulai menampilkan jadwal salat masjid Anda.

Kalau masjidnya belum terdaftar, panel akan memintanya lebih dulu. Yang dibutuhkan hanya nama masjid dan titiknya di peta, karena dari titik itulah jadwal salatnya dihitung.

Buka panel pengurus

Yang perlu diketahui sejak awal

Kalau pakai peramban, suara perlu satu kali izin. Peramban mana pun menolak memutar suara sebelum ada sentuhan manusia. Sesudah halaman terbuka, tekan tombol OK di remote satu kali, atau sentuh layarnya. Sesudah itu murottal dan penanda waktu salat berbunyi sendiri seterusnya. Di aplikasi Android TV hal ini tidak berlaku: suaranya langsung berbunyi.

Sesudah mati lampu, Asrar perlu dibuka lagi. Ini berlaku baik lewat peramban maupun lewat aplikasi, dan bukan kerusakan. Saat listrik kembali, TV menyala ke tampilan awalnya, dan seseorang perlu membuka Asrar sekali. Menyalakan diri sendiri saat TV baru hidup belum berhasil di Android TV keluaran baru, dan kami tidak ingin menjanjikan apa yang belum terbukti di perangkat sungguhan.

Internet mati tidak membuat layar mati. Jadwal salat, hitung mundur iqamah, pengumuman, dan murottal sudah tersimpan di TV. Internet hanya dipakai untuk mengambil perubahan yang Anda buat dari HP. Kalau WiFi masjid putus seharian, layarnya tetap benar.

Matikan screensaver dan mode tidur. Cari di pengaturan TV, biasanya di bagian Daya atau Umum. Kalau TV-nya tetap memaksa screensaver, pilih latar berupa video di panel pengurus.

Kalau ada yang tidak berjalan

Sebutkan merek dan tipe TV-nya, karena hampir semua kendala pemasangan berasal dari perbedaan peramban bawaan tiap merek.

Tanya di grup pengurus masjid